01 July 2011

Alhamdulillah!

 Alhamdulillah!
Segala puji bagi Allah SWT, dengan sebesar-besar pujian. 

12 May 2010

Mc-NO!

Saya tidak faham! Mengapa masih ada yang inginkan McDonald sebagai tempat memenuhi perut mereka? 

25 March 2010

Palestin: Perananmu Umat Islam

Petikan daripada:
Risalah Dr Muhammad Badi'
dengan sedikit suntingan bahasa..

Wahai umat Islam

Sesunggunya kewajiban kita sebagai umat Islam terhadap Palestina dan peranan kita dalam membela sangatlah penting.

1. Kewajiban pertama kita adalah meluruskan niat kita, memperbarui iman kita, mengikatkan diri kita kepada Allah, meminta pertolongan kepada-Nya, bertawakal kepada-Nya di setiap amal dan jihad serta pengorbanan kita, kemudian meyakini bahwa jihad adalah puncak dari tingkatan Islam dan di sanalah harga diri dan kemuliaan kita.

2. Setiap keluarga muslim harus menanamkan dalam hatinya dan hati anak-anaknya bahawa masalah utamanya, cita-citanya yang terbesar dan yang paling menyibukkannya adalah mengajarkan anak-anaknya tentang Palestina, mendidik mereka sejak dalam kandungan lagi untuk cinta kepada Allah, Rasul-Nya, serta cinta jihad di jalan Allah. Juga, mengajarkan kepada mereka bahwa cinta kepada Palestina dan masjid Al-Aqsha adalah bagian dari iman. Mereka harus diajarkan bahwa tidak ada persamaan antara jihad dan terorisme, dan bahwa jihad adalah perngorbanan untuk mengembalikan hak yang terampas, membela kehormatan dan mengusir penjajah sehingga kalimat Allah menjadi yang tertinggi. Mereka harus diajarkan bahwa terorisme adalah penjajahan terhadap negeri orang lain, merampas paksa kekayaan alam negeri lain, mengusir warganya yang aman, mengalirkan darah orang-orang yang bersalah, wanita dan anak-anak dari negeri mereka.

3. Wajib membantu dan mendukung bangsa yang terisolasi (terasing, terpencil dan terpisah) dengan segala kemampuan setiap masing-masing muslim. Dulu Ikhwanul Muslimin menyebutnya aksi “1 Qirsy (jenis mata uang Mesir dulu) untuk Palestina” hari ini setiap muslim harus menyisihkan (memperuntukkan) sebagian hartanya untuk membantu saudara mereka di Palestina yang terisolir namun dengan nama “1 Junaih (mata uang Mesir sekarang) Palestina setiap bulan minimal atau lebih. Harus melatih anak-anak untuk menyisihkan (memperuntukkan) wang sakunya untuk mendukung anak-anak dan anak yatim Palestina yang terusir.

4. Barangsiapa yang tidak mampu berjihad dengan harta maka kewajibannya adalah dengan memenuhi hatinya dengan cinta kepada para mujahidin, cinta melihat keadilan kepada sebuah bangsa (dan) kewajiban menolong mereka, mendorong manusia untuk berinfak demi mereka, (dan juga) harus bangun malam dengan berdoa di tengah malam dengan segenap hati yang perih agar Allah mengangkap (mengangkat?) penderitaan mereka dan ditolong Allah. Sebab panah di tengah malam sangat tepat dan tidak akan salah bidikan.

“Tiada dosa (lantaran tidak pergi berjihad) atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,” (At-Taubah: 91)

5. Ikut serta dalam aksi massa dan aksi solidaritas mendukung bangsa Palestina yang terisolasi dan mereka yang membela masjid Al-Aqsha dan tempat suci lainnya.

6. Menghubungi saudara-saudara kita di Palestina dengan telepon atau melalui jejaring informasi untuk mendukung mereka dan memberikan segala dukungan yang diperlukan untuk menghadapi musuh seraya berdoa.

23 March 2010

Keagungan-Nya

Langit dan Bumi

Hatiku ingin sekali berbicara. Tetapi sayangnya, bicaranya hanya didengar jauh di lubuk jiwa. Tidak kesampaian hingga ke permukaannya. Oh..

Alam terus beredar menurut aturan yang ditetapkan oleh Yang Maha Esa. Lepas malam, siang pula menjelma. Kemudian kembali malam. Pada kala malam, bulan dan bintang hadir menghiasi penjuru-penjuru langit. Tatkala siang pula menjelma, si mentari hadir menerangi Bumi.

Tetapi, malang sekali, manusia di Bumi seakan buta tidak dapat melihat akan semua keajaiban itu. Seakan-akan semuanya itu hanyalah fenomena biasa yang terjadi dari hari ke hari. Mereka langsung tidak dapat melihat yang tersirat di sebalik semua keagungan itu. Jika ada yang melihat sekalipun, lihatnya mereka sekadar lihat yang di luar, tidak sampai ke hati mereka. Lantas, bagaimanakah mereka dapat merasai dengan sesungguhnya akan keagungan yang maha besar di sebalik semua itu?

Itulah rasa keagungan yang menambahkan keyakinan dalam sanubari si manusia. Lantas bangkit semangatnya untuk bersatu di bawah satu panji tauhid. Hubungan persaudaraan yang telah lama diabaikan kembali mekar,  menyemarakkan wanginya ke serata penjuru dunia. Maka di situlah mulanya sebuah perjuangan. 

Kembalilah umat Muslimin..

Bumi Palestin masih menanti untuk dibebaskan. Marilah saudaraku kita bersama. Jangan ketika senang kita mendampingi untuk memperoleh faedah, tetapi ketika susah, semuanya menyingkir dek takut menanggung derita. Mari kita fahami betul-betul isu ini. Pakat memberi bantuan dan sokongan. Jangan lupa, kita mempunyai tanggungjawab untuk dilaksanakan. Perhatikanlah dirimu. Baikilah dan serulah orang di sekelilingmu.


WA

.

Ingatlah dirimu

/----------------------------------------------------------

Ria', ujub dan takabbur. Itukah sikapmu? Kamu jawablah sendiri..

Hatimu di mana? Masih jauhkah dari Allah SWT? Kamu jawablah sendiri..


Ingatkanlah dirimu berkali-kali tanpa jemu; kamu hanyalah hamba dan khalifahNya. Katakanlah, "Sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku dan matiku adalah semata-mata kerana Allah SWT, Tuhan seluruh 'alam" Maka, tidak layaklah kamu menjadikan manusia lain tunduk dan hormat semata-mata kerana dirimu.

Bersungguh-sungguhlah menyediakan dirimu untuk umat demi agama tercintamu, Islam. Jadilah khalifah yang memakmurkan bumi dengan penuh keadilan yang sebenar-benarnya.

Someone say "Genius is an ability to simplify complex things." So, be the genius dai'e.

“Berdakwah itu memberi, membaca itu mencari. Jangan sibuk memberi, sebelum sibuk mencari” - dipetik dari SaifulIslam.com
----------------------------------------------------------/

Baca